Tempat Mendaki Paling Favorit di Magelang.
Hai all. Penasaran kan tempat buat mendaki di Magelang ada di mana saja? haha. Nih buat kamu yang ingin cari angin dan udara segar tanpa modal banyak, saya ingin barbagi yang saya tau. Kalau ada yang punya tempat yang belum ditulis di blog ini bisa menambahkannya tanpa harus membulli ya guys.. Coba di cek yang berdomisili di Magelang, ada yang tau atau bertempat tinggal di sekitar kawasan ini nggak. Langsung aja cap cus
Berikut ini saya akan memberikan daftar ulasan tempat-tempat pendakian yang berada di Daerah Magelang dan sekitarnya.
1. Bukit Gianti
Jangan kaget all, bila saya memasukan Bukit Gianti ke urutan pertama. karna dengan pemandangan yang tak kalah dengan gunung-gunung di Indonesia yang lain, mendaki di bukit ini tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ke puncaknya, hanya butuh waktu 3-4jam, Jadi sangat cocok buat kalian-kalian yang takut kecapek'an untuk sampai ke puncak. ampun merri, karna saya bertempat tinggal di kecamatan ini
Berikut ini fakta-fakta seputar tentang Bukit Gianti:
Bukit ini berada si Lokasi Desa Pasangsari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang.
Dari bukit ini tampak hamparan pemandangan indah dengan batas Gunung
Telomoyo, Merbabu dan Merapi di kejauhan. Belum lagi di lokasi ini
pengunjung disuguhi kesegaran naungan pohon damar serta pohon pinus.
Tiga Ulama Dimakamkan
Di puncak Bukit Giyanti terdapat tiga ulama penyebar agama Islam di
wilayah itu dimakamkan. Yakni Syekh Baha’uddin, Kiai Raden Makno dan
Kiai Kudi. Untuk menghormati ketiga ulama tersebut, setiap tahun pada
hari Kamis, minggu terakhir bulan Syawal diadakan acara haul. Acara ini
diikuti oleh warga Desa Pasangsari serta peziarah dari berbagai wilayah
sekitar Windusari.
Sehingga tempat ini makin ramai dikunjungi peziarah. Selain ngalap
berkah juga mengikuti pengajian akbar. Hal ini meneguhkan Bukit Giyanti
sebagai objek wisata religi. Jalur menuju lokasi berupa jalan setapak.
Sebagian jalan disemen.
Sehingga menuntut kehati-hatian pengunjung, terlebih pada musim
penghujan harus ekstra hati-hati. Sayangnya hingga kini belum ada
perhatian pemerintah untuk perbaikan jalan ke lokasi ini.
Sehingga memudahkan peziarah. ”Kami Pemkab Magelang mengalokasikan
sebagian APBD untuk perbaikan jalan menuju puncak Bukit Giyanti, agar
semakin banyak masyarakayt yang tertarik untuk rekreasi wisata alam ke
sini,” kata Kades Pasangsari, Syaiful Mujab.
Bila anda tertarik ingin mendaki atau penasaran dengan bukit ini, kalian bisa langsung datang ke Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang atau tapatnya di Dusun Malanggaten, disini anda hanya dipungut biaya 5000 rupiah untuk biaya parkir motor, kalo mau mampi ke rumah saya juga gak papa, cukup bawa sesajen buat yg punya rumah saja hehe
2. Gunung Andong
Daftar yang kedua menurut saya adalah Gunung Andong. Gunung yang terletak di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah ini cocok untuk digunakan sebagai lokasi wisata pendakian karena beberapa alasan. Pertama yaitu ketinggian gunung yang hanya mecapai 1726 mdpl. hal ini terhitung sangat pendek untuk ukuran pendakian. Alasan kedua yaitu jalur pendakian yang sangat mudah. Selain jalur yang terbilang cukup pendek dan mudah, sebagian jalur pendakian sudah dibuat berbentuk tangga oleh pengelola setempat. Alasan ketiga yaitu bahwa jalur pendakian di gunung ini tidak ada percabangan alias hanya satu jalur sehingga kemungkinan sangat kecil pendaki tersesat.
Biaya registrasi Pendakian Gunung ini yaitu Rp 3.000 per orang dan Rp 3.000 untuk biaya penitipan motor. Apabila ingin menitipkan helm maka dikenakan tarif Rp 1.000 untuk tiap helmnya, lalu akan mendapat tiket bukti registrasi dari pengelola. Jika anda tertarik untuk menikmati sunrise di gunung ini anda bisa datang langsung di Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Hampir penduduk sekitar daerah ini tau dimana posko gunung ini,karena saking terkenalnya gunung tersebut di kawasan ini
Gunung Tidar adalah gunung yang berada di tengah-tengah Kota Magelang, Jawa Tengah. Gunung ini tidak dapat dipisahkan dengan pendidikan militer karena banyaknya kegiatan Akademi Militer (Akmil) yang dilakukan di situ.Gunung Tidar memiliki tinggi sekitar 503 meter mdpl. Walau tidak tinggi,
namun suasana di gunung ini terasa sangat alami banget. Area gunung
banyak ditumbuhi pohon-pohon pinus serta pohon salak. Ada juga beberapa
pohon beringin besar yang usianya pastilah sudah sangat tua. To be
honest, gunung ini agak sedikit mistis. Pohon-pohon besar yang banyak
terdapat di gunung serta keberadaan beberapa makam mungkin adalah
penyebabnya. Sudah begitu, gunung ini memang punya sejarah yang cukup
cukup ngeri
Nama “Tidar” sendiri merupakan singkatan dari Mati dan Modar. “Modar”
merupakan bahasa jawa kasar yang artinya meninggal. Pada jaman dulu,
konon barang siapa yang datang ke gunung ini pasti akan tinggal nama.
Keangkeran gunung ini pada jaman dulu dikarenakan ada jin yang konon
menunggu gunung ini. Ia selalu memerintahkan anak buahnya untuk memangsa
siapa saja yang datang ke gunung ini.
Namun, ada seorang tokoh bernama Syaikh Subakir yang berhasil
mengalahkan jin tersebut dan membuat gunung tidar tidak lagi mematikan.
Sejak saat itu gunung ini mulai banyak dikunjungi oleh orang-orang.
Makam Syaikh Subakir sendiri terdapat di kompleks Gunung Tidar
Di puncak Gunung Tidar terdapat sebuah area lapang yang sering dijadikan
tempat latihan oleh Akademi Militer. Jadi, jangan kaget jika kamu
datang ke gunung ini lalu ada beberapa anggora militer yang melakukan
latihan di tempat tersebut. Di sekeliling area lapang ini telah dibangun
kursi-kursi untuk duduk-duduk santai dibawah rerimbunan pohon yang
terasa sangat menyejukkan. Maju sedikit dari tanah lapang ini kamu akan
menemukan sebuah monumen mirip Tugu Pahlawan di Surabaya
Pintu masuk pendakian ke Gunung Tidar ini berada di belakang terminal
angkutan kota Magelang. Tidak jauh dari Pasar Burung Sasana Kukila. Di
sepanjang jalur menuju puncak Gunung Tidar telah dibangun jalanan
setapak yang dilengkapi dengan anak tangga serta pagar pembatas untuk
memudahkan para pengunjung. Sebelum masuk ke area gunung, kita
diwajibkan untuk mampir ke pos juru kunci makam yang lokasinya berada
persis di depan pintu masuk. jadi tidak salah kalau gunung ini berada di urutan ke 3 menurut saya
4. Gunung Merbabu
Gunung Merbabu adalah salah satu gunung paling indah di provinsi Jawa
Tengah tepatnya di kabupaten Magelang (Barat), Boyolali (Timur),
Salatiga (Selatan), dan Semarang (Utara). Jalur pendakian gunung Merbabu
cocok sekali untuk para pendaki pemula. Dari mulai jalan datar,
bergelombang, agak naik, dan menanjak sampai menanjak sekali ada di
jalur pendakian gunung Merbabu. Ditambah lagi hutan homogen, sabana, dan
bukit-bukit rumput menghiasi di setiap perjalanan
Gunung Merbabu adalah gunung yang pernah aktif. Tercatat pernah meletus
pada tahun 1560 dan tahun 1797. Oleh karena itu gunung Merbabu disebut
juga gunung tidur karena sudah tidak meletus lagi. Ketinggian gunung
Merbabu yakni 3.142 mdpl atau sekitar 10.630 kaki. Untuk ketinggian
tersebut gunung Merbabu sudah tergolong gunung dengan ketinggian di atas
rata-rata. Namun bagi para pendaki pemula jangan kawatir karna
ketinggian tersebut akan dibalas dengan pemandangan di sana.
Untuk mendaki gunung Merbabu kita diberi beberapa pilihan jalur
pendakian. Masing-masing memiliki tingkat kesulitan berbeda-beda. Namun
pada dasarnya jalur-jalur pendakian tersebut juga memiliki pemandangan
yang sama indahnya. Jalur pendakian Selo (1) adalah jalur pendakian dari
Magelang atau Boyolali. Jalur ini adalah jalur favorit dan paling ramai
dipilih bagi para pendaki khususnya untuk pemula. Bagi kamu yang baru
pertama kali naik gunung sebaiknya pilih jalur Selo. Jalur pendakian
Kopeng/Thekelen (2) adalah jalur pendakian dari Salatiga. Jalur yang
satu ini terkenal lebih sulit dan ekstrim. Pada jalur ini kita akan
bertemu dengan jalan yang curam sehingga bisa dibilang jalur setan.
Jalur pendakian Wekas (3) adalah jalur pendakian dari Magelang. Jalur
ini terkenal juga sebagai jalur yang ekstrim seperti jalur Kopeng namun
pemandangannya juga sama luar biasa indah. Namun dari ketiga jalur
tersebut jalur Selo-lah yang memiliki pemandangan lebih indah karena
pada jalur Selo tersebut kita akan mendapati banyak spot seperti sabana
rumput menjulang. Kalau anda orang Magelang sebaiknya pilih Jalur Wekas untuk memper irit biaya perjalanan. berikut sedikit info seputar Jalur Wekas
Jalur Wekas adalah jalur pendakian gunung Merbabu yang
memiliki trek medium dan pemandangan yang indah. Wekas adalah daerah di
kabupaten Magelang. Untuk mencapai Wekas yang perlu kita catat adalah
jalan dari Magelang. Kita harus menuju Magelang kota terlebih dahulu.
Untuk transportasi kita bisa menggunakan angkutan umum jurusan
Yogyakarta – Magelang.
Carilah basecamp untuk pendakian gunung Merbabu sesaimpainya di Wekas.
Lebih baik tanyakan kepada warga setempat. Sesampainya di basecamp
lakukanlah pendaftaran. Tiket mendaki Rp 10.000/orang/hari (update
2015). Untuk parkir kendaraan motor Rp 3.000, mobil RP 10.000. Di
basecamp kita juga bisa memesan makanan dan minuman terlebih dahulu.
Kondisikan diri atau tim sebelum memulai perjalanan. Persiapan terakhir sebelum berangkat adalah cek perlengkapan mendaki dan
cek juga kondisi kesehatan. Satu lagi jangan lupa berdoa sebelum
memulai pendakian.
5. Gunung Merapi
Gunung Merapi merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia.
Dalam selang beberapa tahun ke belakang, Merapi kerap mengalami erupsi
dalam waktu yang cukup lama. Dalam salah satu letusannya, bahkan gunung
ini turut menewaskan juru kuncinya yang cukup terkenal di Indonesia
yakni Mbah Maridjan.
Merapi termasuk kedalam wilayah perbatasan Provinsi Jawa Tengah dan DIY,
lereng sisi selatan gunung ini masuk kedalam wilayah Kabupaten Sleman
Yogyakarta, sementara sisanya terbagi antara 3 wilayah kabupaten di Jawa
Tengah, yakni Magelang, Klaten dan Boyolali. Gunung Merapi juga
termasuk kedalam kawasan Taman Nasional Gunung Merapi yang diresmikan
sejak tahun 2004. Hingga jarak 4 km dari puncak gunung ini, pada
ketinggian 1700 mdpl masih dapat ditemukan pemukiman penduduk, sehingga
tak heran saat erupsi berlangsung, banyak sekali korban berjatuhan.
Untuk kalian yang penasaran dan ingin mendaki di gunung ini, kalian bisa mendaki melalui JalurKabupaten Magelang dengan Rute Babadan. Rute babadan adalah sebuah rute
pendakian gunung Merapi yang spektakuler dengan keindahan dan eksotisme alam
berkali lipat lebih indah dari jalur New Selo. Perbandingan ini tidak hanya
dari bentang alam dan panorama selama perjalanan saja, namun juga termasuk
jarak tempuh yang lebih jauh, alur track yang lebih gila, tantangan yang
membutuhkan lebih banyak nyali, hingga kepada lintasan lintasan spektekuler
yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya.
Untuk perihal estimasi biaya perjalanan, kamu perlu memperhitungkan
sendiri ongkos transportasi menuju kesini dari daerahmu masing-masing,
ditambah ongkos masuk Rp 10.000,- per orang per hari (awal tahun 2015),
parkir motor Rp 3.000,- Mobil Rp 10.000,- (awal tahun 2015), dan juga
biaya untuk bahan makanan dan perbekalan. Perhitungkan dengan cermat
segala kebutuhan perbekalan pendakian yang akan kamu lakukan. Lebih baik
bawa uang dan perbekalan lebih, untuk jaga-jaga jika ada kondisi yang
tak diharapkan.
Demikian ulasan mengenai tempat wisata pendakian di sekitar Daerah Magelang. Mungkin artikel tersebut hanya menyebut sedikit ulasan dari beberapa tempat yang berada di Magelang. Jika ada yang ingin menambahkan atau ingin mengkritik bisa melalui kolom komentar. Jika anda tertarik untuk mengunjungi salah satu tempat tersebut, tidak ada salahnya anda mencoba tips di bawah ini:
- Yang pertama, pastinya harus ijin sama orang tua ya bos, kalo ngga ada bisa ke keluarga atau sahabat dekat saja. Belakangan banyak kejadian buruk yang menimpa mereka yang melalaikan hal penting satu ini.
- Pilih waktu pendakian saat cuaca sedang bagus, jika kebetulan cuaca berubah buruk, jangan ragu untuk membatalkan pendakian, prioritaskan keselamatan dapada sekedar ambisi pribadi.
- Latihan fisik dulu ya, jangan berangkat tanpa persiapan, nanti nyusahin orang lain.
- Pokoknya selalu utamakan keselamatan ya guys, cek perbekalan dan peralatan dulu sebelum berangkat. Bawa selalu Survival kit dan P3K. Gunakan selalu peralatan standar mendaki gunung.
- Jaga sikap dan kelakuan. Jangan sombong dan seenaknya, hargai aturan dan budaya masyarakat setempat. Jangan buang sampah dan merusak. Jadilah pendaki yang budiman.
- Untuk gunung seperti Gunung Merapi, pastikan membawa persediaan air yang cukup, dan juga bawa masker atau slayer, atau apapun yang bisa membantu menyaring debu yang menerpa hidung.
Sekian artikel ini, semoga bisa membantu dan menambah wawasan anda. Atas kunjungannya saya ucapkan Terima Kasih




